Penyearah Ganda (Full Wave)

5 prinsip Penyearah arus..

1. Penyearah tunggal merupakan penyearah yang paling sederhana, hanya meloloskan belahan-belahan positif. Tegangan keluarannya sangat berdenyut karena tidak adanya belahan negatif. Jenis penyearah ini hanya dapat dipakai apabila dituntut persyaratan-persyaratan berat. Kalau diode kita balik maka polaritas tegangan keluaran juga berbalik.

2. Rangkaian titik tengah terdiri atas dua penyearah tunggal, satu penyearah untuk belahan positif dan satu lagi untuk belahan negatif. Diperlukan trafo yan gbercabang tengah (trafo yang memiliki dua gulungan sekunder yang sama). Karena arus sekunder terbagi dua di antara kedua gulungan maka gulungan dapat dibuat dari kawat yang  lebih tipis. rangkaian ini dipakai dalam teknik tabung untuk mencatu tegangan kepada anode-anode.

3. Penyearah jembatan yang disebut juga Graetz adalah sebuah penyearah yan gberisi dua, tidak hanya belahan – belahan positif melainkan juga belahan negatifnya muncul di jalan keluar. Selama belahan positif menghantarkan diode-diode D1 dan D4 dan selama belahan negatif, diode D2 dan D3 yang menghantar. Penyearah jembatan banyak sekali dipakai sebab hanya diperlukan satu gulungan sekunder untuk memanfaatkan kedua belahan arus bolak-balik.

4. Rangkaian titik tengah dobel mirip kombinasi penyearah jembatan. Untuk menjelaskannya dapat kita pandang sebagai dua rangkaian titik tengah di mana satu rangkaian menghasilkan tegangan keluaran positif, sedangkan rangkaian yan glain menghasilkan tegangan keluaran negatif. Diode D1 dan D2 menghasilkan tegangan positif terhadap cabang tengah transformator, diode D3 dan D4 menghasilkan tegangan negatifnya. Rangkaian ini banyak dipakai sebagai pemersatu untuk penguat-penguat dalam bentuk IC dan bekerja dengan apa yang disebut tegangan simetrik (satu tegangan plus dan satu tegangan min).

5. Rangkaian greinacher terdiri atas dua penyearah tunggal yan g secara bergantian mengisi muatan kepada kondensator. Diode D1 mmberikan tegangan positf kepada kondensator C1. sedangkan diode D2 memberikan tegangan negatif kepada kondensator C2. Oleh karena itu, pada terminal-terminal deretan kondensator terdapat tegangan keluaran total. Penyearah ini menghasilkan tegangan yang dua kali lebih tinggi daripada rangkaian-rangkaian yang lain. Oleh karena itu, rangkaian Greinacher ini disebut juga rangkaian pendobel tegangan.

🙂

 

Perihal

just 4 fun

Ditulis dalam Elektronika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s