Pengganti, Mengubah Jati Diri part 1

ilmushoru mencoba menulis novel.. yahahahahaha..😀

————————————————————————————————

Malam yang dingin disertai gemercik air hujan yang turun dari langit mengawali kisah yang akan aku ceritakan ini. Disaat semua mata terpejam, terbuai oleh alunan suara air, hangat dalam selimut-selimut bersih yang menutupi sebagian tubuh mereka. Aku yang baru berhenti bekerja, lelah, lapar dengan mata yang berkunang-kunang kuarungi jalanan menuju kontrakan rumah yang belum kulunasi bulan ini.

Terpaan air hujan semakin menambah lelahku, hembusan angin kala itu terasa semakin menggetarkan tubuhku yang hanya dibungkus oleh jaket parasut. Kendaraan roda dua yang aku bawa melaju lambat, tak kuat aku menahan terpaan air dan hembusan angin malam itu. Sungguh ingin rasanya sampe di rumah dan menikmati secangkir kopi.

Tiba aku di sebuah persimpangan dimana lampu jalanan kulihat sudah tak begitu terang, lampu lalulintas warna merah yang menyala kala itu, kuhentikan roda duaku. Kulihat hanya ada 3 kendaraan saja yang menemaniku berhenti di lampu merah itu, sebuah mobil angkot tanpa penumpang hanya menyisakan sopirnya saja, sebuah truk sampah berwarna kuning, dan sepeda motor dengan pengendara yang mengenakan jas hujan.

Lampu hijau, aku pun mulai melanjutkan perjalanan. Lampu sen kiri kunyalakan dan aku berbelok ke sebuah gang. Yap gang tersebut adalah jalan pintas, supaya lebih dekat sampai ke rumah kontrakanku. Begitu sepi jalanan yang kulalui ini, hujan pun tak kunjung berhenti. Kulewati beberapa rumah, terlihat sebagian rumah sudah gelap pertanda penghuninya sudah terlelap, namun ada pula beberapa rumah yang masih terang. Akhirnya aku keluar dari perumahan tersebut dan kembali ke jalan utama.

Jalan yang kulalui kali ini merupakan jalan penghubung antara dua kota, jalan yang terlalu mulus, banyak genangan air pertanda jalan banyak yang berlubang.

Tibalah aku di rumahku hanya aku penghuninya, karena aku masih lajang dan jauh dari orangtua. Semenjak aku memutuskan untuk hidup mandiri, maka mulai saat itu aku melakukan segalanya sendiri. Kunyalakan lampu, melepas sepatuku dan mengganti bajuku. Segera aku menyalakan kompor gas yang kudapat dari pemerintah, aku tak begitu pandai memasak, jadi menu kali ini hanya mie instan seperti biasa dan secangkir kopi.

Setelah mie yang kubuat matang, langsung aku menyalakan televisi, kulihat jam sudah menunjukkan pukul 11.15, ku ganti2 chanel tv tapi tetap tak ada acara yang menarik, terpaksa aku hanya berkonsentrasi pada makan malamku saja. Setelah makan aku membuka laptopku dan mulai posting beberapa artikel di blogku dengan harapan blogku ini bisa dikunjungi banyak orang. Lalu setelah mataku sudah tak sanggup lagi terbuka, aku pun pergi ke tempat tidur, berdo’a dan terlelap… ZZzzzzzz.. (Bersambung)

————————————————————————————————

Bersambung Blader, mata saya juga sudah tak sanggup lagi untuk malam ini.. yahahahahaha..😀

Perihal

just 4 fun

Ditulis dalam My Novel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s